JATENG (RADARJATENG.ID) Relawan Satria NKRI yang sebelumnya mendukung Calon Presiden (Capres) PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo kini mengalihkan dukungan kepada Capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto. Hal itu imbas dari hilangnya foto dari politisi senior PDIP Maruar Sirait dari akun Instagram Ganjar.
Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan hengkannya relawan tersebut sangat merugikan Ganjar. Sebab, Ganjar akan dicap sebagai sosok yang tidak berdikari karena dalam hal postingan media sosial dapat diatur oleh orang lain.
“Saya melihatnya dalam konteks pindah dukungan karena Ganjar bisa diatur dan lain sebagainya sangat merugikan dalam pandangan publik,” kata Ujang saat dihubungi, Senin (06/11/2023).
Selain kerugian secara citra, Ganjar juga akan kehilangan kekuatannya dalam kerja politik di lapangan. Padahal, saat di saat-saat ini para capres sudah harus lebih masif dalam melakukan kerja politik.
“Ini merugikan Ganjar ya, di saat harus gaspol, di saat harus habis-habisan, mati-matian untuk sosialisasi, untuk mendapat banyak dukungan dari masyarakat Indonesia. Malah relawannya mendukung capres lain,” ucap Ujang.
Seperti diketahui, sebelumnya pendukung Ganjar yang tergabung dalam Relawan Satria NKRI menyatakan menarik dukungan. Para relawan menilai mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut tidak punya nyali karena mudah diatur.
Terlihat dari inkonsistensi postingan Ganjar bersama Maruarar Sirait. Di mana sebelumnya Ganjar memposting foto bersama Maruarar dalam acara bersama relawan.
Namun tidak lama berselang postingan bersama Maruarar tersebut menghilang dan hanya menampakkan Ganjar sendiri dalam acara tersebur. Hal ini disinyalir oleh Relawan Satria NKRI karena Ganjar tidak memiliki kedaulatan dalam menentukan sikap.
Maka dari itu, Relawan Satria NKRI mengalihkan dukungannya kepada capres lainnya yakni Prabowo. Dukungan diberikan karena Prabowo dinilai independen, berdaulat dan lebih mampu meneruskan pembangunan Presiden Jokowi ke depan.
“Prabowo kan statusnya ketum partai, jadi pasti beliau punya power. Tadinya, kami mengira Ganjar itu berani, bisa melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan Pak Jokowi. Tapi ternyata, hal kecil masalah foto aja sampai dihapus,” ujar Ketua Relawan Satria NKRI, Suprapto dalam keterangannya. (RJ8/RED)
















